Listen to Me, Rain!
Kamu saja yang jadi saksiku, Hujan.
Karena mata tak kan mampu melihat
Dan hati tak pernah merasa
Bahwa aku tak lagi bersamanya,
Kupilih untuk sendiri, bersamamu sepi.
Bukan, bukan karena aku tak lagi membutuhkan,
namun aku tak lagi mau memendam sendu,
Bersamamu kan kulepaskan semua gelisah.
Tak usah banyak bicara tentang apapun!!!
Diam!!!
Aku tak butuh alasan untuk tidak berjuang!!
Kembalikan diriku yang dulu duhai Rabb ku
Diriku yang selalu haus pada ilmu
Diriku yang penuh rindu saat sehari tanpa mengingatMu
Apakah ini sebuah hukuman?
Apa aku akan terus dalam lumpur yang menjijikan?
Kenapa?
Haruskah aku? Apakah ada selain aku?
Akankah lelahku terbayar dengan sebuah pencapaian
keberhasilan?
Dapatkah kamu jamin semuanya?
Oh tidak, diamlah wahai manusia!
Pertanyaan tak berguna!
Hina!
serahkan pada Dzat yang Mahabaik
Yang tidak pernah tidur dan tak butuh sesuatu apapun
Dialah yang Berdiri sendiri
Yang padanya segala sesuatu akan terkabulkan
Hanya masalah waktu dan kebaikan atas setiap permintaan
Jangan bertanya dengan mengapa
Tak usah pula menolak lagi mencela
Karena Dia tahu mana yang seharusnya kamu dapatkan
Karena Dia yang mengerti segala yang lebih kamu butuhkan
Karena Dialah satu satunya yang memiliki alasan untuk
menghentikan
Maka berupaya dan berdoa adalah jalan agar kamu dicukupkan.

Komentar
Posting Komentar