Tentangmu (The City of Education; The City of Laugh, Love and Tears)

*Sunrise*
Adalah waktu yang kurindukan
Melihat semburat sinar berwarna jingga

Menikmati hangatnya mentari pagi
Just for illustration

Menjadi momen yang selalu kunanti
Terselip doa dan keyakinan untuk setiap hari baru
Kicau burung semakin  menambah syahdu suasana senja.
Ah.. rasanya sayang kalau pagiku terlewatkan
Di sebuah kota penuh kenangan, Yogyakarta
Entah berapa hari lagi dapat kuhabiskan waktu untuk menulis cerita tentangnya.
Meninggalkannya terasa berat,
kakiku terus menolak sedang jiwa semakin terkoyak.
Yogyakarta
Bukan saja tentang petuah dosen dan ilmu yang menjadi alasanku mengingatmu
Bukan hanya tentang canda tawa orang-orang yang selalu menyertai perjalananku
Namun juga tentang pilu yang menikam kalbu
Tentang perih bekas luka yang baru
Tentang semua sisi kehidupan anak rantau
Yang ku enyam sekian lama.
di sini
tempatku mengenyam pendidikan tinggi
kota yang tak pernah terbayangkan sebelumnya untukku berada
merupakan daftar kota asing dalam sejarah hidupku
namun, kupikir takdirNya tidak pernah salah.
Menjadi perempuan paling asing tanpa ada satupun orang yang kukenal saat itu
Setidaknya mengajarkanku banyak hal baru
Dua tahun lebih kutapaki jalanmu
Namun terasa baru kemarin kujejakkan kaki tanpa sedikitpun ragu
Tuhanku
Hanya Rahmat dan Ridlomu yang kumau

Untuk setiap nafas yang telah habis dimakan waktu.


Jalan Turonggo Seto No. 2A 
Klitren Lor, Gondokusuman
Kota Yogyakarta, DIY






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Bersedih, Tunggulah Jalan Keluar!